Besi terkelat adalah besi (Fe) yang telah terikat secara kimiawi ke molekul organik (kelat) agar tetap larut dan tersedia bagi tanaman dalam larutan nutrisi. Besi tak terkelat dengan cepat teroksidasi dan mengendap keluar dari larutan pada tingkat pH pertumbuhan normal, menjadi tidak dapat diakses oleh akar tanaman. Agen pengkelat yang paling umum adalah EDTA (stabil hingga pH 6.0), DTPA (stabil hingga pH 6.5), dan EDDHA (stabil hingga pH 9.0).
Fakta utama
- Besi tidak terkelat mengendap di atas pH 6,5 dan menjadi tidak tersedia bagi tanaman
- Kelat EDTA: efektif pada pH 4.0β6.0 β cocok untuk sebagian besar sistem hidroponik
- Kelat DTPA: efektif hingga pH 6.5 β lebih baik untuk rentang pH yang sedikit lebih tinggi
- Kelat EDDHA: stabil hingga pH 9.0 β digunakan di tanah dan air dengan alkalinitas tinggi
- Kekurangan zat besi menyebabkan klorosis interveinal pada daun baru (menguning di antara urat hijau)
- Sebagian besar nutrisi hidroponik lengkap mengandung besi terkelat EDTA atau DTPA